Bebaskan Firefox dari Skrip Jahat


Banyak orang beranggapan Mozilla Firefox itu merupakan browser paling aman. Apalagi dengan adanya dukungan dari komunitas open source yang cukup besar, lubang-lubang keamanan yang muncul dapat segera dibenahi. Itu yang menyebabkan browser berlambang rubah api ini menjadi favorit.

Lalu muncul anggapan di pengguna awam yang berpendapat bahwa dengan hanya bermodalkan browser apik ini komputer akan aman dari serangan hacker. Padahal belum tentu. Kalau mau aman —tapi tak 100% aman —antivirus, antispyware, firewall, dan alat perang lainnya harus dipasang.

NoScript adalah salah satu ekstensi Firefox yang bisa digunakan untuk mengamankan browser. Ekstensi yang dapat diunduh gratis dari situs www.noscript.net ini bisa diandalkan untuk memblokir segala jenis skrip (khususnya JavaScript) yang ditanamkan dalam sebuah situs web.

Setelah di-instal, aturlah NoScript dengan cara mengklik kanan pada jendela Firefox, lalu pilih menu [NoScript] > [Options…]. Pada tab [General] yang terbuka, berikan wildcard terhadap situs-situs yang sudah bisa dipastikan keamanannya.

Jika kedapatan sebuah skrip dalam sebuah situs, NoScript ini akan memberitahukannya dengan memunculkan pesan seperti ini: “Scripts Currently Forbidden”. Jika dirasa tidak membahayakan, klik [Options] > [Temporarily allow file://] atau [Options…] > [Allow file://] untuk membolehkan skrip sejenis ini berjalan secara terus-menerus.

Sumber: PCplus

Read More......

10 Tips Mencegah Serangan Phising


KOMPAS.com - Serangan phising atau jerat dunia maya belakangan ini menyerang pengguna Facebook. Satu-satunya cara mengatasi serangan yang memanfaatkan celah kelemahan sosial pengguna adalah dengan melakukan sikap hati-hati.

Dalam serangan tersebut penyebar phising berusaha mengambil alih akun Facebook dengan mengirimkan link halaman website palsu yang tampilannya benar-benar mirip Facebook. Bergitu pengguna Facebook terjebak dan dengan sukarela memasukkan nama logon dan password, otomatis informasi tersebut akan masuk ke data si penjahat dan akan dimanfaatkan untuk kepentingannya sendiri seperti menyebar spam alias iklan sampah ke akun-akun lain yang saling terkait.


Kaspersky lab memperkirakan distribusi kode jahat melalui situs jejaring sosial ini 10 kali lebih efektif menginfeksi dibandingkan dengan penyebaran melalui email. Sebab, pengguna internet jauh lebih tertarik untuk mengklik sebuah link yang diterima dari teman mereka, dibandingkan link dari pesan spam yang random.
"Tetap waspada dan lakukan tindakan pencegahan yang tepat merupakan kunci untuk tidak masuk ke dalam perangkap mereka," ujar David Emm, anggota dari Tim Penelitian dan Analisa Global Kaspersky Lab.

Berikut 10 tips Kaspersky Lab untuk mencegah dari serangan phising:
1. Untuk situs sosial seperti Facebook, buat bookmark untuk halaman login atau mengetik URL www.facebook.com secara langsung di browser address bar.
2. Jangan mengklik link pada pesan email.
3. Hanya mengetik data rahasia pada website yang aman.
4. Mengecek akun bank Anda secara regular dan melaporkan apapun yang mencurigakan kepada bank Anda.
5. Kenali tanda giveaway yang ada dalam email phising:
- Jika hal itu tidak ditujukan secara personal kepada anda.
- Jika anda bukan satu-satunya penerima email.
- Jika terdapat kesalahan ejaan, tata bahasa atau sintaks yang buruk atau kekakuan lainnya dalam penggunaan bahasa. Biasanya ini dilakukan penyebar phising untuk mencegah filtering.
6. Menginstall software untuk kemanan internet dan tetap mengupdate antivirus.
7. Menginstall patch keamanan.
8. Waspada terhadap email dan pesan instan yang tidak diminta.
9. Berhati-hati ketika login yang meminta hak Administrator. Cermati alamat URL-nya yang ada di address bar.
10. Back up data anda.

Read More......

7 Tips Liburan Tanpa Terganggu Pekerjaan


KOMPAS.com - Weekend ini banyak orang mengambil cuti pada hari Jumat, supaya bisa libur 4 hari. Tak terkecuali Anda, apalagi Si Kecil sudah merengek ingin diajak jalan-jalan. Agar cuti Anda tak terganggu pekerjaan, simak kiat berikut!

1. Jadwal tepat
Penelitian memperlihatkan, para eksekutif mempertimbangkan waktu liburannya bersamaan dengan liburan anaknya. Hal ini bukan saja karena bulan-bulan tadi merupakan waktu yang baik untuk berlibur, tetapi sebagian besar bisnis memang cenderung lebih lesu dibanding bulan-bulan lainnya.

2. Susun rencana
Pastikan tidak ada jadual kegiatan yang dilakukan departemen Anda bersamaan dengan saat Anda cuti. Jika acaranya memang sudah direncanakan jauh hari sebelumnya, mungkin sebaiknya Anda mempertimbangkan untuk menunda liburan.

3. Rekan kerja
Carilah rekan sekerja yang bisa dan mau menggantikan Anda. Mintalah pada rekan sekerja yang bisa dipercaya untuk membantu Anda selagi berlibur. Atasan Anda mungkin bisa membantu dalam menentukan siapa yang bisa membantu ketika Anda pergi, untuk menyelesaikan tugas-tugas tertentu. Selain itu, berikan nama dan nomor telepon pengganti selama Anda liburan kepada pelanggan dan rekan sekerja Anda. Cantumkan dan sebutkan juga pada "out of office email" dan "mail box" telepon Anda agar orang yang menghubungi menjadi tahu, kepada siapa mereka harus berhubungan selama Anda tak ada di kantor.

4. Atur rapat
Pertimbangkan untuk mengatur rapat dengan orang pengganti Anda, untuk mengingatkan mereka mengenai tugas-tugas yang penting dan jadwal deadline. Jelaskan proses dan prosedur yang relevan, dan pastikan pengganti Anda tahu di mana Anda menyimpan dokumen-dokumen yang diperlukan.

5. Kabarkan ke rekan lain
Beritahukan kepada rekan sekerja dan pelanggan Anda, dalam beberapa hari ini Anda akan pergi berlibur. Informasi ini akan memberikan waktu yang cukup bagi mereka untuk mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan selama Anda tak ada di kantor.

6. Efek teknologi
Salah satu hal yang membuat orang stres ketika kembali bekerja usai liburan adalah setumpuk email atau surat yang menggunung. Agar terhindar dari tugas "tambahan" menghapus ratusan email, manfaatkan "rules" atau fasilitas yang ada, yang memungkinkan Anda menyortir email yang masuk. Sebagian besar program email memiliki fasilitas fungsi ini, misalnya Anda memberi tanda pada email dari IT, mengenai informasi terbaru untuk langsung masuk ke folder "deleted items" karena isinya pasti sudah tak relevan lagi ketika Anda kembali ke kantor. Atau, mungkin Anda ingin mengatur "rules" untuk mengarahkan email dari orang-orang tertentu ke pengganti Anda sehingga tak ada yang terlewatkan ketika Anda tak ada.

7. Batasi telepon
Bila memungkinkan, sebaiknya tinggalkan saja laptop dan segala macam dokumen kerja Anda di rumah. Batasi keterlibatan Anda dengan kantor hanya pada hal-hal yang sangat penting saja.

Dan yang terakhir yang tak kalah pentingnya, Anda harus betul-betul rileks sebelum kembali masuk kerja. Dengan menyadari segala sesuatunya bisa terkendali dengan baik, Anda sungguh-sungguh akan dapat menikmati liburan Anda dan keluarga, tanpa terganggu urusan kantor yang membuat stres.

Read More......

Link Exchange

Photobucket

Link Partner

Geovisite

  © Blogger template Ade S by dunia-blogger.blogspot.com 2008

Back to TOP