Mengapa iPhone Terpuruk di Jepang?


Boleh saja Apple membusungkan dada di banyak negara dengan kesuksesan iPhonenya. Namun tidak untuk di Jepang. Mereka harus berjuang keras demi merangkul pasar Jepang yang telah diketahui sejak lama cukup anti terhadap brand luar ini.

Dilihat dari perspektif masyarakat Jepang, ternyata hampir semua kekurangan dari sebuah gadget ada di iPhone. Di Jepang, iPhone dinilai kekurangan fitur-fitur di dalamnya, rendahnya kualitas kamera, desain yang tidak trendi, serta yang pasti, iPhone sangat 'tidak Jepang'.

Saking seretnya penjualan, operator SoftBank yang menangani bisnis iPhone di Jepang sampai menawarkan iPhone secara gratis. Kampanye 'iPhone for everybody' pun dicanangkan untuk menggairahkan penjualan.

Dikutip detikINET dari Wired, Senin(2/3/2009), analis dari Global Crown Research, Tero Kuittinen mengatakan, harga iPhone juga tidak bisa berkompromi dengan situasi pasar yang ada sekarang di Jepang. Sekedar informasi, iPhone dibandrol dengan harga US$ 60, terlalu tinggi jika dibanding kompetitor lain.

Masih ada lagi yang dianggap harus dibenahi Apple untuk bisa meraih hati masyarakat Jepang. Misalnya menambah fitur multimedia text messaging dan video kamera, mengingat warga Jepang sangat melek teknologi dan terbiasa memakai fitur-fitur tersebut.

Apple sepertinya harus segera berbenah diri dan tidak menyamakan 'taste' di Jepang dengan negara-negara lainnya. Jika tidak, mereka mungkin harus siap mundur dari negara Sakura itu seperti yang sudah dilakukan Nokia.

Link Exchange

Photobucket

Link Partner

Geovisite

  © Blogger template Ade S by dunia-blogger.blogspot.com 2008

Back to TOP